Mencari customer
Menjangkau orang baru melalui channel yang kamu gunakan.
Konsistensi bukan berarti harus bekerja tanpa henti. Buat sistem sederhana agar konten, mencari customer, follow up, dan aktivitas penjualan memiliki ritme yang jelas.
Ada hari ketika semangat membuat konten tinggi. Ada juga hari ketika tidak tahu harus melakukan apa.
Jika aktivitas penjualan hanya mengikuti mood, hasilnya akan sulit menjadi konsisten.
Fokus pada aktivitas yang memang berhubungan dengan perjalanan customer dan proses penjualan.
Menjangkau orang baru melalui channel yang kamu gunakan.
Menyediakan informasi yang membantu menarik dan membangun ketertarikan customer.
Melanjutkan percakapan dengan customer yang memang memiliki konteks.
Melihat aktivitas dan hasil untuk menentukan perbaikan berikutnya.
Akibatnya konten mudah tertunda karena selalu kalah dengan aktivitas lain.
Aktivitas menjadi lebih mudah dijalankan karena sudah memiliki tempat dalam rutinitas.
Yang penting kamu memiliki pola yang membantu aktivitas penting tetap dilakukan secara konsisten.
Sistem yang tidak realistis akan sulit dipertahankan.
Konten adalah bagian dari sistem penjualan, bukan satu-satunya aktivitas.
Customer yang sudah pernah berinteraksi dapat terlewat begitu saja.
Tanpa evaluasi, kamu sulit mengetahui sistem mana yang perlu diperbaiki.
Berikan waktu untuk mencoba sistem sebelum menyimpulkan bahwa sistem tersebut tidak cocok.
Buat sistem aktivitas jualan untuk satu minggu ke depan.
Pastikan kamu memahami dasar membangun sistem aktivitas jualan.
Kamu sudah memahami bagaimana membangun sistem konten dan aktivitas agar proses jualan lebih teratur dan konsisten.