CARA MEMBUAT KONTEN PRODUK YANG MENARIK
Konten yang menarik tidak harus rumit.
Kamu tidak harus menjadi editor profesional
atau membuat desain yang sangat kompleks.
Yang paling penting adalah kontenmu:
Menarik perhatian
β
mudah dipahami
β
sesuai produk
β
relevan dengan customer
β
memiliki ajakan yang jelas.
π§© 5 Bagian Sederhana dalam Konten
Konten produk sederhana bisa menggunakan alur:
Tidak semua konten harus memiliki
semua bagian secara panjang.
Yang penting,
kamu memahami fungsinya.
HOOK β Buat Orang Berhenti
Hook adalah bagian awal yang membuat orang tertarik untuk melihat kontenmu.
βLagi cari outfit yang nyaman untuk sehari-hari?β
atau:
βBingung pilih outfit muslim untuk aktivitas harian?β
atau:
βKalau kamu suka model yang simpel, coba lihat yang satu ini.β
Hook tidak harus berlebihan.
Yang penting relevan dengan target customer.
VISUAL β Tunjukkan Produk
Setelah menarik perhatian,
tunjukkan produk dengan jelas.
Kamu bisa menggunakan:
π· Foto produk
π₯ Video produk
π¬ Video pendek
π± Beberapa foto dalam satu konten
β Menampilkan produk yang benar
β Tidak membingungkan
β Cukup jelas untuk dilihat
β Sesuai dengan informasi produk
Tidak harus menggunakan editing yang rumit.
Produk yang jelas lebih penting daripada efek yang berlebihan.
INFORMASI β Jelaskan Produk
Berikan informasi yang membantu customer memahami produk.
Nama produk
Bahan
Warna
Ukuran
Model
Harga
Ketentuan tertentu
Tidak perlu memasukkan semua informasi jika tidak diperlukan.
Pilih informasi yang paling relevan dengan konten dan kebutuhan customer.
ALASAN β Kenapa Customer Perlu Memperhatikannya?
Setelah customer tahu produknya, bantu mereka memahami kenapa produk tersebut relevan bagi mereka.
βCocok untuk kamu yang membutuhkan outfit muslim untuk aktivitas sehari-hari.β
atau:
βBisa jadi pilihan kalau kamu mencari model yang simpel.β
Pastikan alasan tersebut sesuai dengan karakter produk.
βPasti paling nyaman.β
βDijamin cocok untuk semua orang.β
βPasti sempurna.β
Jika tidak ada informasi yang mendukung, jangan membuat klaim tersebut.
CTA β Arahkan Customer
CTA (Call to Action) adalah ajakan kepada customer untuk melakukan langkah berikutnya.
βKalau tertarik, chat saya ya πβ
βMau lihat pilihan warnanya? Chat saya.β
βKalau mau cek detailnya, boleh tanyakan ke saya.β
βTertarik? Saya bantu cek ketersediaannya.β
CTA tidak perlu memaksa.
Cukup berikan langkah yang jelas.
βοΈ Contoh Konten Sederhana
Misalnya kamu memiliki produk fashion muslim.
Kamu bisa membuat:
β HOOK
βLagi cari outfit muslim yang simpel untuk sehari-hari?β
β‘ VISUAL
π· Foto / video produk
β’ INFORMASI
Nama: [Nama Produk]
Bahan: [sesuai informasi produk]
Pilihan: [sesuai informasi produk]
Harga: Rp[sesuai harga terbaru]
β£ ALASAN
βBisa menjadi pilihan untuk kebutuhan outfit sehari-hari.β
β€ CTA
βKalau tertarik, chat saya ya πβ
Yang penting informasi yang diberikan jelas, relevan, dan membantu customer.
π± Sesuaikan dengan Media
Konten yang sama tidak harus digunakan dengan cara yang persis sama di semua platform.
1. WhatsApp Status
Bisa lebih singkat dan personal.
βAda yang lagi cari outfit muslim untuk sehari-hari? π
Ini salah satu yang bisa kamu cek.
[Foto/Video]
Kalau mau detailnya, chat aku ya πβ
2. Instagram / Facebook
Bisa menggunakan visual yang lebih kuat dengan caption yang sedikit lebih lengkap.
3. TikTok / Reels
Bisa menggunakan video pendek dengan alur:
Hook
β
Produk
β
Detail
β
CTA
β3 alasan kenapa model ini menarik untuk dipakai sehari-hari...β
Kemudian tampilkan produk dan informasi yang sesuai.
π§ Gunakan 1 Konten = 1 Pesan Utama
Jangan memasukkan terlalu banyak pesan dalam satu konten.
βModel yang cocok untuk aktivitas sehari-hari.β
Maka fokuskan konten pada pesan tersebut.
Tidak perlu sekaligus membahas:
Harga + semua warna + semua ukuran + semua manfaat + promo + testimoni + cara order.
Satu konten β satu pesan utama.
Ini membuat customer lebih mudah memahami isi konten.
Jangan Takut Mengulang Produk
Satu produk tidak hanya bisa dibuat
menjadi satu konten.
Kamu bisa membuat beberapa sudut pandang.
Konten 2: Detail produk
Konten 3: Pilihan warna
Konten 4: Cara menggunakan / memadukan
Konten 5: Menjawab pertanyaan customer
Konten 6: Penawaran langsung
Jadi kamu tidak harus selalu mencari produk baru.
Satu produk bisa memiliki banyak ide konten.
β οΈ Jangan Lakukan Ini
Pastikan produk tetap terlihat sesuai kondisi sebenarnya.
Jangan mengarang bahan, ukuran, manfaat, stok, atau klaim lainnya.
Jangan membuat judul yang tidak sesuai dengan isi konten.
Terlalu banyak tulisan bisa membuat orang malas membaca.
Pilih informasi yang paling penting.
Sebelum membuat konten, tanyakan:
βSetelah melihat konten ini, saya ingin customer melakukan apa?β
Prinsip Reseller
Konten yang bagus bukan konten
yang paling rumit.
Konten yang bagus adalah konten yang:
MENARIK
β
JELAS
β
RELEVAN
β
JUJUR
β
ADA ARAH
Dan jangan menunggu sampai
kontenmu sempurna.
Buat
β
Posting
β
Lihat respons
β
Evaluasi
β
Perbaiki.
π― Praktik
Sekarang pilih
1 produk AJWA
yang sudah kamu tentukan sebelumnya.
Buat satu konten menggunakan format berikut:
β____________________________β
π· Pilih foto / video produk.
Nama: __________________
Detail utama: __________________
Harga: Rp________________
βProduk ini cocok untuk __________________.β
β____________________________β
Apakah produknya jelas?
Apakah informasinya benar?
Apakah cocok dengan target customer?
Apakah customer tahu harus melakukan apa setelah melihatnya?
Kalau iya:
Posting.
π Checkpoint
Sebelum lanjut, pastikan:
Kalau Semua Sudah Bisa:
Sekarang kamu tidak hanya punya
produk untuk dijual.
Kamu sudah tahu bagaimana mengubah
produk tersebut menjadi
konten yang bisa menarik perhatian
dan mengarahkan customer
untuk berinteraksi.
Ingat:
TIDAK HARUS SEMPURNA.
YANG PENTING MULAI.
L2.06 β CARA MENDAPATKAN CUSTOMER PERTAMA
Kamu sudah punya:
Produk
β
Target Customer
β
Persiapan
β
Pemahaman Konten
β
Konten
Sekarang saatnya masuk ke bagian
yang paling penting:
βBagaimana saya mulai mendapatkan customer?β
Di materi berikutnya, kita akan belajar
cara mencari dan mendapatkan
customer pertama
tanpa harus menunggu orang datang sendiri.

