-

๐ŸŽ“- L2.02 โ€” MENENTUKAN TARGET CUSTOMER


Jangan menawarkan produk kepada semua orang.

Setelah memilih produk, kamu perlu tahu siapa yang paling mungkin membutuhkan atau tertarik dengan produk tersebut.

Semakin jelas target customer, semakin mudah kamu menentukan apa yang harus ditawarkan, bagaimana cara menyampaikannya, dan di mana mencarinya.

๐ŸŽฏ- APA ITU TARGET CUSTOMER?


Target customer adalah orang yang paling mungkin membutuhkan atau tertarik dengan produk yang kamu jual.

Contohnya:

Kamu menjual produk fashion muslim. Jangan hanya berpikir:

โ€œSaya akan menjualnya kepada semua orang.โ€

Lebih baik tentukan:

โ€œSiapa yang paling mungkin membutuhkan produk ini?โ€

Dengan begitu, kamu bisa membuat penawaran yang lebih tepat.

๐Ÿ”Ž- JANGAN HANYA MELIHAT PRODUK


Saat menentukan target customer, lihat 3 hal utama:
1๏ธโƒฃ- SIAPA ORANGNYA?

Perhatikan karakter calon customer yang mungkin cocok dengan produk. Misalnya:
  • Usia
  • Jenis kelamin
  • Pekerjaan
  • Aktivitas
  • Gaya hidup
  • Kondisi atau kebutuhan tertentu
Tidak semua karakter harus digunakan.
Pilih informasi yang memang relevan dengan produk.
2๏ธโƒฃ- APA KEBUTUHANNYA?

Ini lebih penting daripada sekadar mengetahui siapa orangnya.

Tanyakan:

โ€œMasalah atau kebutuhan apa yang bisa dibantu oleh produk ini?โ€

Misalnya seseorang membutuhkan:
  • Pakaian untuk aktivitas sehari-hari
  • Pakaian untuk acara tertentu
  • Produk yang praktis digunakan
  • Produk yang sesuai dengan gaya tertentu
  • Produk dengan harga yang sesuai kemampuannya
Produk lebih mudah ditawarkan ketika kamu memahami kebutuhannya.
3๏ธโƒฃ- DI MANA BISA MENEMUKANNYA?

Setelah tahu siapa targetnya, pikirkan:

โ€œDi mana saya bisa menemukan orang seperti ini?โ€

Misalnya:
  • WhatsApp
  • Instagram
  • Facebook
  • TikTok
  • Marketplace
  • Komunitas
  • Lingkungan kerja
  • Teman dan keluarga
  • Lingkungan sekitar
Tidak harus menggunakan semua tempat.
Pilih tempat yang paling mungkin terdapat target customer kamu.

๐Ÿง  GUNAKAN RUMUS SEDERHANA


Untuk menentukan target customer, gunakan:

PRODUK โ†’ SIAPA โ†’ BUTUH APA โ†’ DI MANA

Contoh:

Produk: Fashion muslim untuk sehari-hari.
โ†“
Siapa: Orang yang membutuhkan pakaian muslim untuk aktivitas sehari-hari.
โ†“
Butuh apa:
Pakaian yang sesuai kebutuhan dan gaya mereka. โ†“
Di mana:
WhatsApp, media sosial, lingkungan sekitar, atau komunitas yang relevan.

Sekarang kamu sudah memiliki gambaran siapa yang ingin kamu jangkau.

๐Ÿ’ก- TARGET CUSTOMER TIDAK HARUS SEMPIT


Menentukan target customer bukan berarti kamu harus membuat karakter yang sangat detail.

Kamu tidak harus menentukan:

โ€œPerempuan usia 23 tahun, tinggal di kota X, bekerja sebagai Y, pendapatan Z.โ€

Kalau datanya memang belum kamu miliki, jangan mengarang.

Mulailah dari informasi yang memang kamu ketahui.

Contohnya:

โ€œSaya ingin menawarkan produk ini kepada perempuan yang membutuhkan fashion muslim untuk aktivitas sehari-hari.โ€

Itu sudah jauh lebih jelas daripada:

โ€œSaya jual ke semua orang.โ€

๐Ÿ‘€- KENALI CUSTOMER DARI PRODUK


Produk yang berbeda bisa memiliki target customer yang berbeda.

Misalnya:

Produk A Fashion muslim untuk aktivitas sehari-hari.
Target bisa berfokus pada orang yang membutuhkan pakaian untuk aktivitas harian.

Produk B Fashion untuk acara tertentu.
Target bisa berfokus pada orang yang sedang membutuhkan pakaian untuk acara tersebut.

Produk C Aksesori.
Target bisa berfokus pada orang yang membutuhkan pelengkap penampilan.

Tidak ada satu target customer yang cocok untuk semua produk.

๐Ÿ’ฌ- DENGARKAN CUSTOMER


Target customer bukan hanya sesuatu yang kamu tentukan di awal.

Kamu juga bisa belajar dari respons customer.

Perhatikan:
  • Produk apa yang mereka tanyakan?
  • Harga seperti apa yang mereka pertimbangkan?
  • Warna atau varian apa yang mereka sukai?
  • Kebutuhan apa yang sering mereka sampaikan?
  • Mengapa mereka tertarik?
  • Mengapa mereka tidak jadi membeli?
Informasi tersebut bisa membantu kamu memperbaiki target dan cara menawarkan produk.

โš ๏ธ- JANGAN LAKUKAN INI


โŒ- Menargetkan semua orang
Kalau semua orang dianggap target, kamu akan kesulitan menentukan cara menawarkan.
Mulai dengan target yang lebih jelas.

โŒ- Menentukan target hanya berdasarkan asumsi
Jangan langsung menganggap:
โ€œPasti semua perempuan suka produk ini.โ€
Belum tentu.
Perhatikan kebutuhan dan respons nyata.

โŒ- Mengikuti target reseller lain begitu saja
Target reseller lain belum tentu sama dengan target kamu.
Sesuaikan dengan produk dan kondisi kamu.

โŒ- Mengabaikan kebutuhan customer
Jangan hanya fokus pada:
โ€œSaya mau jual produk ini.โ€
Pikirkan juga:
โ€œCustomer membutuhkan apa?โ€

โŒ- Mengubah target setiap saat tanpa evaluasi
Tidak ada respons bukan berarti langsung mengganti semuanya.
Coba โ†’ lihat respons โ†’ evaluasi โ†’ perbaiki.

๐Ÿ’ก- PRINSIP RESELLER


Jangan mencari siapa saja yang bisa membeli.

Cari tahu:

Siapa yang paling mungkin membutuhkan produk yang kamu tawarkan.

Karena semakin kamu memahami customer,
semakin mudah kamu menentukan apa yang harus dikatakan dan bagaimana cara menawarkannya.

๐ŸŽฏ- PRAKTIK


Pilih 1 dari 3 produk yang kamu tentukan di L2.01.

Sekarang tentukan target customernya.

Nama produk:
Produk ini digunakan untuk apa?
Siapa yang paling mungkin membutuhkan?
Apa kebutuhan mereka?
Di mana saya bisa menemukan mereka?
Apa alasan mereka mungkin tertarik?

Sekarang buat satu kalimat:

โ€œSaya ingin menawarkan produk ini kepada __________ yang membutuhkan __________.โ€

๐Ÿ“- CHECKPOINT


Sebelum lanjut, pastikan:

โ˜ Saya memahami apa yang dimaksud target customer.
โ˜ Saya tahu siapa yang paling mungkin membutuhkan produk saya.
โ˜ Saya memahami kebutuhan target customer saya.
โ˜ Saya tahu di mana kemungkinan menemukan target customer tersebut.
โ˜ Saya tidak menganggap semua orang sebagai target customer.
โ˜ Saya tidak menentukan target hanya berdasarkan asumsi.
โ˜ Saya siap menyesuaikan target berdasarkan respons customer.

๐ŸŽ‰- KALAU SEMUA SUDAH BISA:


Sekarang kamu tidak hanya tahu apa yang ingin dijual.

Kamu juga mulai tahu:

โ€œSaya ingin menjualnya kepada siapa?โ€

Dan setelah tahu siapa customer-nya, langkah berikutnya adalah mempersiapkan apa yang harus kamu siapkan sebelum mulai menawarkan produk.

โžก๏ธ- MATERI BERIKUTNYA


L2.03 โ€” PERSIAPAN SEBELUM MENAWARKAN PRODUK


Sebelum membuat postingan atau mengirim penawaran, jangan langsung mulai.

Pastikan kamu sudah menyiapkan produk, informasi, materi, harga, dan cara menawarkan dengan benar.

Di materi berikutnya, kita akan membuat checklist sederhana agar kamu siap menawarkan produk tanpa bingung harus mulai dari mana.
AJWA DAILY
Fashion Muslim & Daily Lifestyle
Media Sosial
Alamat
Jl. Pahlawan Perumahan Grand AWN, Arjawinangun, Cirebon
Mulai Bisnis Fashionmu Gratis
Bergabung gratis.
Tanpa stok.
Tanpa biaya pendaftaran.
Admin siap membantu proses awalmu.
-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.