-
L3.05 — Membangun Kepercayaan Customer | AJWA Reseller Academy
← Level 3
L3.05 / 7
🤝 LEVEL 3 • MATERI 5

MEMBANGUN KEPERCAYAAN CUSTOMER

Customer lebih mudah membeli ketika mereka merasa aman dan percaya kepada reseller.

Customer bisa saja tertarik dengan produk, cocok dengan harga, bahkan sudah bertanya banyak hal.

Tetapi sebelum membeli, mereka mungkin masih berpikir:

“Ini orang bisa dipercaya nggak?”
“Barangnya benar-benar ada nggak?”
“Kalau ada masalah, nanti dibantu nggak?”

Karena itu, tugas reseller bukan hanya menjual produk, tetapi juga membangun rasa percaya selama proses komunikasi.

🗣️
Jujur Informasi apa adanya
💬
Jelas Mudah dipahami
🔁
Konsisten Tepati yang disampaikan
🎯 APA ITU KEPERCAYAAN CUSTOMER?

Kepercayaan dibangun melalui tindakan.

Kepercayaan customer adalah keyakinan bahwa reseller memberikan informasi yang benar, berkomunikasi dengan baik, dan menjalankan proses sesuai yang disampaikan.

Kepercayaan tidak dibangun hanya dengan mengatakan:

“Tenang kak, aman kok.”

Kepercayaan lebih banyak terbentuk dari tindakan yang konsisten.

🧩 5 Cara Membangun Kepercayaan

Kepercayaan customer tidak perlu dibangun dengan kata-kata berlebihan. Bangun melalui cara kamu berkomunikasi dan menjalankan proses.

1

JUJUR DENGAN INFORMASI

Sampaikan informasi sesuai kondisi sebenarnya.

Kalau belum tahu:

“Sebentar ya kak, saya cek dulu informasinya supaya tidak salah 😊”

Jangan mengarang informasi hanya agar customer segera membeli.

Lebih baik jujur daripada terlihat tahu tetapi ternyata salah.
2

JANGAN MEMBERIKAN JANJI BERLEBIHAN

Jangan menjanjikan sesuatu yang belum pasti.

Contoh yang harus dihindari:

❌ “Pasti sampai besok kak.”
❌ “Pasti stoknya ada.”
❌ “Pasti cocok kak.”

Jika informasi tersebut belum bisa dipastikan, gunakan bahasa yang lebih tepat.

Contoh:

“Untuk ketersediaan saya cek dulu ya kak.”

atau:

“Estimasi ready-nya sekitar ..., tetapi waktunya bisa berubah ya kak.”

Customer perlu mendapatkan informasi yang realistis, bukan janji yang membuat mereka kecewa.
3

RESPONS DENGAN BAIK

Kepercayaan juga terbentuk dari cara kamu berkomunikasi.

Biasakan:

• Menyapa dengan baik
• Menjawab pertanyaan
• Tidak mudah emosi
• Tidak menyalahkan customer
• Tidak memaksa
• Memberikan informasi secara jelas

Customer mungkin belum membeli hari ini.

Tetapi cara komunikasi yang baik bisa membuat mereka kembali di kemudian hari.
4

GUNAKAN BUKTI YANG RELEVAN

Jika tersedia, kamu bisa menggunakan bukti yang memang dapat dibagikan.

• Foto/video produk
• Materi resmi AJWA
• Testimoni
• Dokumentasi pengalaman reseller
• Informasi produk
• Bukti proses yang memang boleh dibagikan

Namun ingat:

Testimoni adalah pengalaman orang lain, bukan jaminan bahwa semua customer akan mendapatkan hasil yang sama.

Jangan mengubah testimoni menjadi janji.
5

TEPATI APA YANG SUDAH DISAMPAIKAN

Kepercayaan akan semakin kuat ketika kamu melakukan apa yang sudah kamu katakan.

Misalnya kamu mengatakan:

“Saya cek dulu stoknya ya kak.”

Maka lakukan pengecekan dan kembali memberikan kabar.

Jangan membuat customer menunggu tanpa kejelasan.

Hal sederhana seperti ini membentuk persepsi:

“Reseller ini bisa dipercaya.”

💬 Contoh Percakapan

CUSTOMER
“Kak, barangnya ready?”
RESELLER

“Saya cek dulu ya kak untuk memastikan ketersediaannya 😊 Sebentar ya.”


Setelah mendapatkan informasi:

“Sudah saya cek kak. Untuk produk tersebut saat ini tersedia. Kalau kakak mau lanjut, saya bantu proses ordernya ya.”

Perhatikan:

Tidak langsung menjanjikan → cek → memberikan informasi → membantu langkah berikutnya.

🛡️ Ketika Customer Masih Ragu

Customer:

“Saya takut pesan online, takut nggak sesuai.”

Jangan menjawab:

❌ “Tenang kak, dijamin sesuai.”

Lebih baik:

“Wajar kok kak kalau masih ragu 😊 Saya bantu jelaskan detail produknya dulu ya. Untuk informasi yang tersedia, produknya memiliki detail ...”

Jika tersedia materi resmi, kamu bisa menunjukkan materi tersebut.

Bantu customer merasa lebih aman melalui informasi, bukan sekadar kata-kata.

📱 Kepercayaan Juga Dibangun dari Konten

Customer tidak hanya menilai kamu ketika sedang chat.

Mereka juga bisa melihat:

• Status WhatsApp

• Instagram

• TikTok

• Foto produk

• Cara kamu membuat konten

• Cara kamu memberikan informasi

Karena itu, usahakan kontenmu:

Jelas → Relevan → Jujur → Konsisten

Tidak perlu terlihat sempurna.

Yang penting customer mendapatkan gambaran bahwa kamu serius dan dapat dipercaya.

⚠️ Jangan Membuat Kepercayaan Palsu

❌
Testimoni palsu
❌
Mengaku memiliki stok padahal belum dicek
❌
Mengubah informasi produk
❌
Menggunakan foto yang menyesatkan
❌
Menjanjikan waktu yang belum pasti
❌
Mengatakan “pasti” untuk sesuatu yang belum bisa dipastikan
❌
Menyembunyikan informasi penting yang seharusnya diketahui customer
Kepercayaan yang dibangun dengan kebohongan akan sulit dipertahankan.
🧠 HAL YANG SERING DILUPAKAN

Customer Tidak Harus Langsung Membeli

Ini penting.

Tujuan membangun kepercayaan bukan membuat customer langsung transfer.

Tujuannya adalah membuat customer merasa:

“Saya mendapatkan informasi yang jelas dan reseller ini bisa membantu saya.”

Jika customer belum siap membeli, tetap layani dengan baik.

Karena hubungan yang baik bisa menghasilkan repeat order dan rekomendasi di kemudian hari.

💡 RUMUS SEDERHANA
Ingat 4 hal:

JUJUR
↓
JELAS
↓
KONSISTEN
↓
TEPATI YANG DISAMPAIKAN

Itulah dasar kepercayaan customer.

🎯 Praktik

Coba jawab situasi berikut seperti kamu sedang menghadapi customer.

Situasi 1

Customer:
“Kak, stoknya pasti ada kan?”
Kamu belum mengecek. Apa jawabanmu?

__________________________
Situasi 2

Customer:
“Beneran ready Sabtu?”
Informasi yang kamu punya hanya berupa estimasi. Apa jawabanmu?

__________________________
Situasi 3

Customer:
“Ada testimoni yang pernah beli?”
Bagaimana kamu menjawab dan menunjukkan bukti secara tepat?

__________________________
Situasi 4

Kamu sudah mengatakan:
“Saya cek dulu ya kak.”
Apa yang harus kamu lakukan setelah itu?

__________________________

📝 Checkpoint

Sebelum lanjut, pastikan:

💡

Prinsip Reseller

Jangan berusaha terlihat paling meyakinkan.

Berusahalah menjadi reseller yang paling bisa dipercaya.

Karena kepercayaan tidak dibangun dari satu chat.

Kepercayaan dibangun dari:

INFORMASI YANG BENAR
+
KOMUNIKASI YANG BAIK
+
TINDAKAN YANG KONSISTEN


DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN

🎉

Kalau Semua Sudah Bisa...

Kamu sudah memahami bahwa menjual bukan hanya tentang membuat customer membeli.

Customer juga perlu merasa:

Aman.
Dipahami.
Mendapatkan informasi yang benar.


Dan semua itu dimulai dari cara kamu berkomunikasi dan menepati apa yang kamu sampaikan.

Fashion Muslim & Daily Lifestyle

-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.