-
L3.06 — Teknik Closing Sederhana | AJWA Reseller Academy
← Level 3
L3.06 / 7
🎓 LEVEL 3 • MATERI 6

TEKNIK CLOSING SEDERHANA

Closing bukan memaksa customer membeli.

Closing adalah membantu customer mengambil langkah berikutnya ketika mereka sudah siap.

Setelah kamu memahami kebutuhan, menjelaskan produk, menghadapi keberatan, dan membangun kepercayaan, sekarang waktunya belajar mengarahkan customer menuju order.

💬
Pahami Kebutuhan customer
✅
Konfirmasi Pastikan sudah cocok
🛒
Arahkan Menuju proses order
INTI CLOSING

“Kalau customer sudah siap, jangan takut mengajak order.”

Banyak reseller sudah menjelaskan produk dengan baik, tetapi berhenti sebelum meminta customer mengambil langkah berikutnya.

🎯 Apa Itu Closing?

Closing adalah proses mengarahkan percakapan dari tahap tertarik menuju tindakan yang jelas.

👉 Closing bukan berarti memaksa

Closing tidak selalu berarti:

“Kak, jadi order sekarang?”

Kadang closing cukup berupa pertanyaan sederhana yang membantu customer menentukan pilihan.

👉 Contoh closing sederhana

“Kakak mau yang warna hitam atau navy?”

Atau:

“Kalau sudah cocok, saya bantu proses ordernya ya kak 😊”

🧠 Kapan Harus Closing?

Jangan melakukan closing terlalu cepat. Customer biasanya sudah lebih siap ketika:

✓
Customer sudah memahami produk.
✓
Customer sudah mendapatkan jawaban atas pertanyaannya.
✓
Customer sudah cocok dengan produk.
✓
Customer sudah membahas ukuran, warna, atau varian.
✓
Customer sudah bertanya mengenai cara order.
✓
Customer sudah menanyakan total atau pembayaran.
💡 Contoh sinyal siap closing:

Customer:
“Kak, kalau ukuran L ada?”

Reseller:
“Saya cek dulu ya kak. Kalau sudah cocok, saya bantu proses ordernya ya 😊”

🔑 4 Langkah Closing

Gunakan pola sederhana:

KONFIRMASI → PILIHAN → ARAHKAN → PROSES

1

KONFIRMASI

Pastikan customer sudah cukup memahami produk dan merasa cocok.

Contoh:

“Berarti kakak cocok dengan model yang ini ya?”

Jika customer menjawab iya, lanjutkan ke langkah berikutnya.
2

BERIKAN PILIHAN

Jika ada beberapa pilihan, bantu customer menentukan pilihan.

Contoh:

“Untuk warnanya tersedia hitam dan navy kak. Kakak pilih yang mana?”

Pertanyaan seperti ini lebih mudah dijawab daripada:
“Jadi mau order nggak?”
3

ARAHKAN

Jika customer sudah menunjukkan minat, arahkan ke langkah berikutnya.

Contoh:

“Kalau sudah cocok, saya bantu proses ordernya ya kak 😊”

Atau:

“Kalau mau lanjut, saya bantu cek detail pesanannya ya kak.”
4

PROSES

Ketika customer sudah menyatakan ingin order, berpindah dari proses menjual ke proses order.

Kumpulkan data yang dibutuhkan dan ikuti alur order AJWA.

Jangan langsung meminta pembayaran sebelum detail pesanan dan rekap sudah jelas.

💬 Contoh Closing Natural

Situasi 1 — Customer sudah cocok

Customer:
“Bagus juga ya kak.”

Reseller:
“Alhamdulillah 😊 Kalau kakak sudah cocok, saya bantu proses ordernya ya.”

Situasi 2 — Customer bingung memilih warna

Customer:
“Aku bingung pilih hitam atau navy.”

Reseller:
“Kalau kakak ingin yang lebih mudah dipadukan, bisa pilih hitam. Kalau mau coba warna lain, navy juga bisa. Kakak lebih suka yang mana?”

Setelah customer memilih:
“Oke kak, berarti pilih navy ya 😊”

Situasi 3 — Customer bertanya cara order

Customer:
“Kalau mau pesan gimana kak?”

Ini adalah sinyal kuat untuk closing.

Reseller:
“Bisa kak 😊 Kalau mau lanjut, kirim detail produk yang dipilih, ukuran/varian, dan data pengiriman ya. Nanti saya bantu cek dan proses.”

🪜 Closing Tidak Harus Langsung Order

Ada beberapa tingkat tindakan. Sesuaikan closing dengan kesiapan customer.

Level 1
Customer belum yakin.
“Kalau mau, saya jelaskan detail produknya dulu ya kak.”
Level 2
Customer mulai tertarik.
“Kakak lebih cocok yang warna hitam atau navy?”
Level 3
Customer siap.
“Kalau sudah cocok, saya bantu proses ordernya ya kak.”
Level 4
Customer sudah setuju.
“Siap kak, saya bantu proses pesanannya.”

⚠️ Jangan Memaksa

❌
“Jadi order sekarang kak?”
Jangan terus diulang ketika customer belum memberikan sinyal siap.
❌
“Kalau nggak sekarang nanti nyesel.”
Jangan membuat urgensi palsu.
❌
“Transfer ya kak.”
Jangan langsung meminta pembayaran sebelum detail pesanan dan rekap jelas.
❌
Mengirim pesan berkali-kali
Ketika customer belum menjawab, beri ruang.
❌
Membuat kelangkaan atau urgensi palsu
Jangan mengatakan stok terbatas atau promo berakhir jika memang tidak ada informasinya.
Closing yang baik membuat customer merasa:

“Saya dibantu mengambil keputusan.”

Bukan:
“Saya dipaksa membeli.”

🧾 Jangan Memberikan Diskon atau Janji Sembarangan

Jangan mengubah harga atau memberikan janji hanya demi mendapatkan satu transaksi.

Customer: “Bisa kurang nggak kak?”

Jangan langsung membuat harga sendiri jika kamu tidak memiliki kewenangan.

Kamu bisa menjawab:

“Untuk harganya mengikuti ketentuan yang berlaku ya kak. Saya cek dulu kalau ada promo atau ketentuan khusus 😊”

Jangan mengorbankan aturan AJWA

Satu transaksi tidak seharusnya membuat reseller melanggar ketentuan harga atau memberikan janji yang tidak bisa dipenuhi.

📦 Setelah Customer Setuju

Ini bagian yang penting.

Setelah customer mengatakan:
“Oke kak, saya ambil yang ini.”

Jangan langsung:
“Transfer ya kak.”

Pastikan Detail Pesanan

Minimal pastikan:

✓
Produk
✓
Varian / warna
✓
Ukuran
✓
Jumlah
✓
Data penerima
✓
Kecamatan / kota
✓
Ekspedisi
Kemudian ikuti proses pengecekan dan rekap total.

Pembayaran mengikuti rekap yang sudah dikonfirmasi.
🧠

Closing = Membantu, Bukan Memaksa

Reseller yang baik tidak mengejar:
“Bagaimana caranya customer harus beli?”

Tetapi berpikir:
“Apakah customer sudah mendapatkan informasi yang cukup untuk mengambil keputusan?”

Jika iya, arahkan.
Jika belum, bantu dulu.
Jika customer belum siap, beri ruang.

💡 Rumus Closing

Ingat pola ini:

PAHAM
↓
COCOK
↓
KONFIRMASI
↓
ARAHKAN
↓
PROSES
Atau lebih sederhana:

“Kalau customer sudah siap, jangan takut meminta order.”

🎯 Praktik

Coba jawab situasi berikut.

Situasi 1

Customer:
“Oke kak, modelnya cocok.”

Apa closing kamu?

______________________________
Situasi 2

Customer:
“Kalau mau pesan gimana?”

Apa jawabanmu?

______________________________
Situasi 3

Customer:
“Aku pilih warna hitam aja.”

Apa langkah berikutnya?

______________________________
Situasi 4

Customer:
“Aku masih pikir-pikir dulu.”

Apakah kamu tetap memaksa closing?

______________________________
Tantangan

Buat 3 contoh kalimat closing yang terdengar natural dan tidak memaksa.

① ____________________________

② ____________________________

③ ____________________________

📝 Checkpoint

Sebelum lanjut, pastikan:

🎉

Kalau Semua Sudah Bisa...

Sekarang kamu tidak hanya bisa menjelaskan produk.

Kamu juga sudah tahu kapan dan bagaimana membantu customer mengambil langkah berikutnya.

Ingat:
Closing bukan memaksa.

Closing adalah membantu customer yang sudah siap untuk melanjutkan proses pembelian.

Fashion Muslim & Daily Lifestyle

-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.