-
L3.02 — Menggali Kebutuhan Customer | AJWA Reseller Academy
← Level 3
L3.02 / 7
🧠 LEVEL 3 • MATERI 2

MENGGALI KEBUTUHAN CUSTOMER

Jangan langsung menawarkan produk. Pahami dulu apa yang customer butuhkan.

Customer tidak selalu bisa menjelaskan kebutuhannya dengan lengkap.

Kadang mereka hanya mengatakan:
“Kak, cari baju yang bagus dong.”

atau:
“Ada yang murah nggak kak?”

Tugas reseller bukan langsung mengirim semua katalog.

TANYAKAN → DENGARKAN → PAHAMI → BARU REKOMENDASIKAN
🔎
Tanya Kebutuhan
👂
Dengarkan Jawaban
💡
Rekomendasi Yang relevan

🎯 Apa Itu Menggali Kebutuhan?

Menggali kebutuhan adalah proses memahami apa yang sebenarnya dicari atau dibutuhkan customer melalui pertanyaan dan percakapan.

TUJUAN UTAMA

Bukan menginterogasi customer.

Tujuannya agar kamu bisa:

• Memahami kebutuhan customer.
• Menentukan produk yang lebih relevan.
• Memberikan rekomendasi yang tepat.
• Menghindari penawaran yang tidak sesuai.
• Membuat customer merasa diperhatikan.

Semakin kamu memahami kebutuhan customer, semakin tepat penawaranmu.

💬 Jangan Langsung Menebak

Customer:
“Kak, ada baju yang bagus?”

Jangan langsung:

“Ada kak, ini katalognya.”

Lebih baik:

“Ada kak 😊 Kakak lagi cari untuk dipakai sehari-hari atau untuk acara tertentu?”

Customer menjawab:

“Untuk acara keluarga minggu depan.”

Sekarang kamu sudah mendapatkan informasi penting.

Kamu bisa melanjutkan:

“Siap kak 😊 Untuk acaranya lebih suka model yang simpel atau yang lebih formal?”
Pertanyaan kecil bisa membantu kamu memahami kebutuhan yang lebih besar.

🔎 4 Hal yang Perlu Digali

Kamu tidak harus menanyakan semuanya.
Pilih pertanyaan yang relevan dengan situasi customer.

1

KEBUTUHANNYA APA?

Cari tahu apa yang sedang dicari customer.

Contoh:

“Kakak lagi cari produk untuk kebutuhan apa ya?”

atau:

“Yang paling kakak butuhkan dari produk ini apa?”
2

AKAN DIGUNAKAN KAPAN?

Waktu penggunaan bisa membantu menentukan produk yang lebih sesuai.

Contoh:

“Ini rencananya mau dipakai sehari-hari atau untuk acara tertentu, kak?”

atau:

“Dipakainya untuk acara kapan ya kak?”

Tidak semua produk membutuhkan pertanyaan ini.
Gunakan hanya ketika relevan.
3

PREFERENSINYA APA?

Setelah tahu kebutuhannya, cari tahu apa yang customer sukai.

Misalnya:

Warna
Model
Ukuran
Bahan
Gaya
Fitur tertentu

Contoh:

“Kalau untuk modelnya, kakak lebih suka yang simpel atau yang agak formal?”

atau:

“Untuk warnanya ada yang kakak sukai?”
4

ADA BATASAN TERTENTU?

Customer mungkin memiliki pertimbangan tertentu.

Misalnya:

Budget
Ukuran
Warna
Waktu penggunaan
Lokasi pengiriman

Contoh:

“Kalau boleh tahu, kakak ada budget tertentu yang ingin disesuaikan?”

Pertanyaan budget sebaiknya disampaikan secara natural, bukan seperti menginterogasi.

🧠 Gunakan Pola Sederhana

Tidak perlu menghafal banyak pertanyaan.
Gunakan alur sederhana berikut.

POLA MENGGALI KEBUTUHAN
BUTUH APA?
↓
UNTUK KAPAN / UNTUK APA?
↓
SUKA YANG SEPERTI APA?
↓
ADA BATASAN TERTENTU?
↓
BARU REKOMENDASIKAN PRODUK

💬 Contoh Percakapan

Customer masih belum jelas dengan kebutuhannya.

Customer:
“Kak, mau cari baju.”

Reseller:
“Siap kak 😊 Kakak cari baju untuk dipakai sehari-hari atau ada acara tertentu?”

Customer:
“Untuk kerja.”

Reseller:
“Oke kak. Kakak lebih suka model yang simpel atau yang lebih formal?”

Customer:
“Yang simpel aja.”

Sekarang reseller sudah memiliki gambaran:

Kebutuhan: pakaian untuk kerja
Gaya: simpel

Barulah reseller bisa memilih produk yang relevan.

🛍️ Contoh Lain

Customer:
“Kak, ada yang murah?”

Jangan langsung menjawab:
“Ada.”

Coba pahami dulu:

“Ada beberapa pilihan kak 😊 Kalau boleh tahu, kakak lagi cari produk yang seperti apa?”

Setelah customer menjelaskan, kamu bisa menawarkan produk yang sesuai.

Kalau diperlukan, lanjutkan:

“Untuk budget-nya sendiri kira-kira di kisaran berapa ya kak?”

Dengan begitu, kamu tidak asal memberikan produk.

⚠️ Jangan Terlalu Banyak Bertanya

Menggali kebutuhan bukan berarti memberikan 10 pertanyaan sekaligus.

Hindari:

“Mau warna apa? Ukuran berapa? Buat siapa? Dipakai kapan? Tinggal di mana? Budget berapa? Sukanya apa? Model apa?”

Customer bisa merasa sedang diinterogasi.
LEBIH BAIK

Tanya → Dengarkan → Tanya yang relevan → Pahami

Biarkan percakapan berjalan secara natural.

👂 Dengarkan Jawaban Customer

Ini bagian yang sering dilupakan.
Jangan hanya sibuk memikirkan:
“Setelah ini saya mau jual produk apa?”

Dengarkan apa yang customer katakan.

Customer bisa memberikan petunjuk dari jawabannya.

Misalnya:

“Aku cari yang nggak terlalu ramai, buat dipakai kerja.”

Informasinya:

Tidak terlalu ramai + untuk kerja.

Kamu sudah punya dasar untuk mencari produk yang relevan.

🔄 Ulangi Kebutuhan Customer

Kalau kebutuhan sudah cukup jelas, kamu bisa memastikan kembali.

Contoh:

“Berarti kakak cari yang modelnya simpel untuk dipakai kerja ya?”

Customer:
“Iya kak.”

Sekarang kamu dan customer memiliki pemahaman yang sama.

Baru setelah itu berikan rekomendasi.

⚠️ Jangan Lakukan Ini

❌
Langsung mengirim katalog
Belum tentu customer membutuhkan semua produk.
Pahami kebutuhannya terlebih dahulu.
❌
Menganggap kebutuhan customer
Customer berkata:
“Cari baju buat acara.”

Jangan langsung menentukan produk tanpa bertanya.
Cari tahu acaranya dan preferensinya.
❌
Terlalu banyak bertanya
Percakapan harus tetap terasa natural.
Tidak semua informasi harus ditanyakan sekaligus.
❌
Tidak mendengarkan jawaban
Jangan bertanya hanya untuk formalitas.
Gunakan jawaban customer untuk menentukan langkah berikutnya.
❌
Memaksakan produk yang ingin kamu jual
Kalau produk tidak sesuai kebutuhan customer, jangan dipaksakan.

Relevansi lebih penting daripada memaksakan penjualan.
💡

Prinsip Reseller

Jangan menjual sebelum memahami.

Customer bukan sekadar target penjualan.

Customer adalah orang yang memiliki kebutuhan.

Tugasmu adalah membantu menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan tersebut.

Ingat:

TANYA → DENGARKAN → PAHAMI → REKOMENDASIKAN

Bukan:

TANYA → LANGSUNG JUAL

🎯 Praktik

Coba jawab percakapan berikut.

Jangan mencari pertanyaan yang paling pintar.
Cari pertanyaan yang paling relevan.

Situasi 1

Customer:
“Kak, saya cari baju yang bagus.”

Apa pertanyaan pertama kamu?
______________________________
Situasi 2

Customer:
“Ada yang murah nggak kak?”

Apa yang akan kamu tanyakan?
______________________________
Situasi 3

Customer:
“Aku butuh baju buat acara keluarga.”

Apa pertanyaan berikutnya?
______________________________
Situasi 4

Customer:
“Aku sukanya yang simpel dan nggak terlalu ramai.”

Bagaimana kamu memastikan kebutuhannya?
______________________________
Tantangan:

Sekarang buat 3 pertanyaan berbeda yang bisa membantu kamu memahami kebutuhan customer.

① __________________________

② __________________________

③ __________________________

Pastikan pertanyaannya natural dan relevan, bukan seperti wawancara.

📝 Checkpoint

Sebelum lanjut, pastikan kamu sudah memahami:

🎉

Kalau Semua Sudah Bisa:

Sekarang kamu tidak hanya bisa menjawab customer.

Kamu sudah mulai bisa memahami customer.

Dan ketika kebutuhan customer sudah jelas, langkah berikutnya adalah:

“Bagaimana saya menjelaskan produk yang tepat tanpa membuat customer bingung?”

Fashion Muslim & Daily Lifestyle

-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.