-
L3.04 — Menjawab Pertanyaan & Keberatan Customer | AJWA Reseller Academy
← Level 3
L3.04 / 7
💬 LEVEL 3 • MATERI 4

MENJAWAB PERTANYAAN & KEBERATAN CUSTOMER

Jangan melawan keberatan customer. Pahami, jawab, lalu bantu mereka mengambil keputusan.

Setelah kamu menjelaskan produk, customer belum tentu langsung membeli.

Mereka mungkin bertanya:

“Bisa kurang kak?”
“Bahannya bagus nggak?”
“Kenapa harganya segitu?”
“Takut nggak cocok.”
“Saya pikir-pikir dulu.”

Itu bukan berarti customer menolak. Bisa jadi mereka masih membutuhkan informasi atau masih memiliki keraguan.

👂
Dengarkan Jangan langsung membantah
🧠
Pahami Cari alasan sebenarnya
💬
Jawab Gunakan fakta yang benar
🎯 APA ITU KEBERATAN CUSTOMER?

Keberatan bukan selalu berarti penolakan.

Keberatan adalah alasan, keraguan, atau pertanyaan yang membuat customer belum yakin untuk melanjutkan pembelian.

Keberatan bisa muncul karena:

Harga • Produk • Ukuran • Bahan • Warna • Kualitas • Waktu • Ketentuan order • Belum percaya • Masih membandingkan produk lain

Tugas reseller bukan memaksa customer menghilangkan keberatan.

Tugasmu adalah membantu customer memahami jawabannya.

🌸 4 Langkah Menghadapi Keberatan

Gunakan pola sederhana:

POLA UTAMA
DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN
1

DENGARKAN

Jangan langsung memotong atau membantah.

Customer:

“Kok lumayan mahal ya kak?”

Jangan langsung:
“Enggak kok kak, murah itu.”

Dengarkan dulu apa yang sebenarnya menjadi masalah.
2

PAHAMI

Cari tahu keberatan sebenarnya.

Contoh:

“Kalau boleh tahu kak, yang terasa berat di harganya atau masih membandingkan dengan produk lain?”

Dengan begitu kamu tahu masalah sebenarnya.
3

JAWAB DENGAN FAKTA

Berikan informasi yang benar dan relevan.

Misalnya customer bertanya tentang bahan:

“Untuk bahannya menggunakan ..., kak. Detail bahannya seperti ini ...”

Kalau kamu tidak tahu, jangan mengarang.

“Sebentar ya kak, saya cek dulu detailnya supaya informasinya tidak salah 😊”
4

ARAHKAN

Setelah menjawab, berikan pilihan atau langkah berikutnya.

Contoh:

“Kalau dari modelnya sudah sesuai, saya bisa bantu cek warna atau ukurannya ya kak.”

Tidak perlu langsung:
“Jadi order sekarang ya kak.”

Bantu customer melangkah, bukan memaksa.

💰 Menghadapi Keberatan Harga

CUSTOMER
“Kak, kok harganya segitu?”
Jangan langsung membela harga.

Bisa jawab:

“Untuk harga tersebut memang segitu ya kak. Kalau kakak mau, saya bisa bantu jelaskan detail produknya supaya bisa dibandingkan dengan kebutuhannya.”

Jika customer mengatakan:

“Ada yang lebih murah nggak kak?”

Kamu bisa bertanya:

“Ada beberapa pilihan produk kak. Kakak lebih mengutamakan harga atau ada kebutuhan tertentu yang harus tetap sesuai?”

Dengan begitu kamu bisa mengetahui prioritas customer.

❓ Customer Bertanya Sesuatu yang Kamu Tidak Tahu

Customer:

“Kak, kalau bahannya adem nggak?”

Kalau informasi tersebut tidak tersedia, jangan menjawab:

❌ “Adem kok kak.”

Lebih aman:

“Untuk detail tersebut saya cek dulu ya kak, supaya saya tidak memberikan informasi yang salah 😊”

Setelah mendapatkan informasi yang benar, baru jawab.

Tidak tahu bukan masalah. Memberikan informasi yang salah adalah masalah.

📦 Customer Takut Order

Customer:

“Takut barangnya nggak sesuai kak.”

Jangan langsung mengatakan:

❌ “Pasti sesuai kok kak.”

Kalau kamu tidak bisa menjamin sesuatu, jangan memberikan kepastian palsu.

Lebih baik:

“Wajar kok kak kalau masih ragu 😊 Saya bantu jelaskan detail produknya dulu ya, termasuk ukuran, bahan, dan informasi lainnya yang tersedia.”

Gunakan informasi yang memang tersedia dari AJWA.

🕐 Customer Bilang “Saya Pikir-pikir Dulu”

Jangan panik.

Jangan:

❌ “Tapi stoknya sedikit kak!”
❌ “Kalau nggak sekarang nanti habis!”
kecuali memang ada informasi nyata yang membuktikan hal tersebut.

Cukup:

“Siap kak 😊 Silakan dipertimbangkan dulu. Kalau nanti ada yang mau ditanyakan, boleh chat saya lagi ya.”

Customer tetap mendapatkan ruang untuk mengambil keputusan.

🔄 Jangan Berdebat dengan Customer

Customer:

“Menurut saya mahal.”

Jangan:

❌ “Enggak kok kak, harga segitu sudah murah.”

Lebih baik:

“Saya paham kak 😊 Kalau boleh tahu, kakak biasanya mencari produk di kisaran harga berapa?”

Sekarang percakapan berubah dari perdebatan harga menjadi memahami kebutuhan customer.
⚠️ KEBERATAN ≠ HARUS LANGSUNG DITUTUP

Tidak semua keberatan harus diakhiri dengan “Jadi mau order?”

Kadang customer hanya membutuhkan informasi.

Urutannya:

KEBERATAN → JAWAB → CUSTOMER LEBIH PAHAM → CUSTOMER MEMPERTIMBANGKAN → CLOSING

Closing akan dipelajari lebih khusus di L3.06.

🚫 Jangan Lakukan Ini

❌
Membantah customer

“Nggak kok, kakak salah.”
❌
Mengarang jawaban

“Kayaknya bahannya adem.”
❌
Memberikan janji yang tidak pasti

“Pasti sampai besok.”
❌
Menakut-nakuti customer

“Kalau nggak sekarang pasti habis.”
❌
Memaksa

“Jadi sekarang transfer ya kak?”
❌
Memberikan terlalu banyak informasi

Customer hanya bertanya satu hal, tetapi kamu mengirim satu halaman penjelasan.

Jawab yang ditanyakan terlebih dahulu.
🧩 GUNAKAN POLA INI
DENGARKAN
Apa yang customer katakan?

↓

PAHAMI
Apa alasan sebenarnya?

↓

JAWAB
Berikan informasi yang benar.

↓

ARAHKAN
Bantu customer menentukan langkah berikutnya.

DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN
💡

Prinsip Reseller

Keberatan bukan musuh.

Keberatan adalah tanda bahwa customer masih membutuhkan sesuatu.

Bisa berupa informasi, kepastian, penjelasan, atau waktu untuk mempertimbangkan.

Tugasmu bukan memenangkan perdebatan.

Tugasmu adalah membantu customer menjadi lebih yakin karena mendapatkan informasi yang benar.

DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN

🎯 Praktik

Coba jawab situasi berikut.

Situasi 1

Customer:
“Kok mahal ya kak?”
Apa jawabanmu?
__________________________
Situasi 2

Customer:
“Bahannya adem nggak?”
Kamu belum tahu informasi tersebut. Apa jawabanmu?
__________________________
Situasi 3

Customer:
“Takut ukurannya nggak cocok.”
Apa responsmu?
__________________________
Situasi 4

Customer:
“Saya pikir-pikir dulu ya kak.”
Apa jawabanmu?
__________________________
Tantangan:

Buat 3 contoh keberatan customer yang mungkin kamu temui saat berjualan.

1. ______________________________
2. ______________________________
3. ______________________________

Kemudian tuliskan bagaimana kamu akan meresponsnya menggunakan pola:

DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN

📝 Checkpoint

Sebelum lanjut, pastikan:

🎉

Kalau Semua Sudah Bisa:

Sekarang kamu tidak perlu panik ketika customer memberikan keberatan.

Kamu sudah tahu bahwa keberatan bukan berarti harus dilawan.

Dengarkan dulu.
Pahami alasannya.
Jawab dengan informasi yang benar.
Kemudian bantu customer menentukan langkah berikutnya.

Customer yang merasa dipahami lebih mudah melanjutkan percakapan.

Fashion Muslim & Daily Lifestyle

-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.