Repeat Order & Customer Lama
Customer yang sudah pernah membeli sudah mengenal produk dan pelayananmu. Pelajari cara menjaga hubungan agar mereka tetap ingat dan kembali ketika membutuhkan.
Jangan Selalu Mulai dari Nol
Setelah mendapatkan customer, hubungan tidak otomatis selesai ketika transaksi selesai.
Customer yang puas dapat kembali membeli ketika memiliki kebutuhan lain. Karena itu, menjaga hubungan adalah bagian dari pertumbuhan penjualan.
Apa yang Perlu Dicatat?
Catatan sederhana dapat membantu kamu memahami siapa customer lama dan apa yang pernah mereka beli.
Nama & Kontak
Simpan informasi dasar agar mudah dihubungi kembali.
Produk yang Pernah Dibeli
Informasi ini membantu kamu memberikan rekomendasi yang lebih relevan.
Preferensi
Jika diketahui, catat ukuran, warna, model, atau kebutuhan yang pernah dibicarakan.
Riwayat Interaksi
Catat hal penting yang membantu kamu melanjutkan percakapan secara natural.
Follow Up Bukan Berarti Spam
Jika terus diulang tanpa konteks, customer bisa merasa terganggu.
Pesan memiliki konteks dan memberikan ruang bagi customer untuk memilih.
Tidak semua follow-up harus berujung transaksi. Menjaga hubungan juga merupakan bagian dari proses.
Kapan Menghubungi Customer Lama?
Buat Sistem Customer Lama
Hindari Kesalahan Ini
Berikan ruang kepada customer.
Hubungan sebaiknya tidak terasa seperti transaksi terus-menerus.
Kamu akhirnya mengulang pertanyaan yang sama.
Jelaskan alasan kamu menghubungi secara natural.
Jika belum membutuhkan, hormati keputusan mereka.
Praktik Sekarang
Ambil daftar customer yang pernah membeli.
- Pilih 5 customer lama.
- Catat produk yang pernah mereka beli.
- Cari satu hal yang masih relevan dengan kebutuhan mereka.
- Buat satu pesan follow-up yang natural.
- Kirim hanya jika memang relevan.
Sudah Paham?
Pastikan kamu memahami dasar repeat order.
Kamu sudah memahami bagaimana menjaga customer lama dan membuka peluang repeat order.

