Cross-Sell & Up-Sell
Pelajari dua cara sederhana untuk meningkatkan nilai transaksi: menawarkan produk yang melengkapi pembelian dan menawarkan alternatif yang lebih sesuai dengan kebutuhan customer.
Bukan Sekadar Menjual Lebih Banyak
Cross-sell dan up-sell bukan berarti membuat customer membeli sesuatu yang tidak mereka perlukan.
Keduanya digunakan ketika ada pilihan yang memang dapat membantu customer mendapatkan solusi yang lebih sesuai.
Menawarkan Produk yang Melengkapi
Cross-sell berarti menawarkan produk lain yang berkaitan dengan produk utama.
Produk Utama
Customer membeli produk yang menjadi kebutuhan utamanya.
Produk Pendamping
Produk lain membantu penggunaan atau melengkapi produk utama.
Penawaran tersebut relevan karena kedua produk dapat digunakan bersama.
Menawarkan Pilihan yang Lebih Sesuai
Up-sell berarti memberikan alternatif dengan nilai atau fitur yang lebih tinggi ketika memang lebih sesuai dengan kebutuhan customer.
Kamu dapat menjelaskan perbedaannya dan membiarkan customer memilih.
Yang penting adalah kecocokan dengan kebutuhan customer.
Gunakan Urutan Ini
Tidak Semua Customer Harus Ditawari
Hindari Kesalahan Ini
Customer tidak melihat manfaatnya.
Kecocokan tetap menjadi hal utama.
Terlalu banyak pilihan dapat membuat customer sulit mengambil keputusan.
Customer perlu memahami kenapa alternatif tersebut ditawarkan.
Penawaran adalah pilihan, bukan kewajiban.
Praktik Sekarang
Pilih satu produk AJWA.
- Tentukan produk yang biasa menjadi produk utama.
- Cari satu produk yang bisa menjadi pelengkap.
- Cari satu alternatif yang memiliki nilai lebih.
- Tulis kalimat cross-sell.
- Tulis kalimat up-sell.
Sudah Paham?
Kamu sudah memahami cara memberikan penawaran tambahan dan alternatif yang relevan.

