Menangani customer
Misalnya alur dari customer bertanya sampai mendapatkan jawaban.
Kalau setiap aktivitas harus dipikirkan dari awal, jualan akan terasa melelahkan. SOP membantu mengubah pekerjaan yang berulang menjadi proses yang lebih jelas.
Banyak pekerjaan reseller sebenarnya berulang: menerima chat, memberikan informasi, mencatat order, mengecek pembayaran, membuat konten, dan melakukan follow up.
Jika semuanya dilakukan tanpa alur yang jelas, kemungkinan ada langkah yang terlupakan.
Mulai dari pekerjaan yang sering dilakukan, penting, atau mudah menimbulkan kesalahan.
Misalnya alur dari customer bertanya sampai mendapatkan jawaban.
Urutan pengecekan detail, pembayaran, dan proses order.
Kapan dan bagaimana customer yang perlu di-follow up ditangani.
Proses memilih produk, membuat konten, dan menjadwalkannya.
SOP tidak harus berupa dokumen panjang. Yang penting seseorang dapat memahami apa yang harus dilakukan.
Dengan alur seperti ini, kamu memiliki urutan dasar yang dapat digunakan setiap kali ada order.
Cara seperti ini membuat proses sangat bergantung pada ingatan dan kondisi saat itu.
Buat versi sederhana, gunakan, lalu perbaiki setelah menemukan bagian yang masih bermasalah.
Dokumen panjang belum tentu membuat pekerjaan lebih mudah.
Mulai dari proses yang paling penting dan berulang.
SOP harus diuji dalam pekerjaan nyata.
Jika proses berubah, SOP juga perlu disesuaikan.
Tujuan SOP adalah membantu pekerjaan berjalan lebih konsisten.
Buat satu SOP sederhana untuk aktivitas jualan yang paling sering kamu lakukan.
Pastikan kamu memahami dasar membuat SOP dan alur kerja.
Kamu sudah memahami bagaimana membuat SOP sederhana agar proses jualan lebih konsisten.