Customer baru
Meningkatkan jumlah orang yang mulai mengenal dan berinteraksi dengan bisnis kamu.
Bertumbuh bukan berarti sekadar ingin mendapatkan lebih banyak order. Kamu perlu tahu ingin bertumbuh ke mana, seberapa besar, dan aktivitas apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.
Banyak orang mengatakan ingin jualannya meningkat, tetapi tidak memiliki ukuran yang jelas. Akibatnya, sulit mengetahui apakah bisnis benar-benar berkembang atau hanya sedang mengalami hari yang bagus.
Target membantu mengubah keinginan menjadi sesuatu yang dapat diukur.
Pertumbuhan tidak hanya berarti omzet. Tentukan bagian mana yang sedang ingin kamu tingkatkan.
Meningkatkan jumlah orang yang mulai mengenal dan berinteraksi dengan bisnis kamu.
Meningkatkan jumlah transaksi yang berhasil diperoleh.
Meningkatkan nilai penjualan dari customer yang sudah membeli.
Meningkatkan jumlah customer lama yang kembali membeli.
Target yang terlalu umum sulit digunakan sebagai panduan kerja.
Target tersebut memiliki angka dan periode sehingga lebih mudah dievaluasi.
Gunakan kondisi saat ini sebagai titik awal. Target sebaiknya cukup menantang tetapi tetap masuk akal untuk dijalankan.
Target tidak akan menghasilkan perubahan jika tidak diterjemahkan menjadi aktivitas harian dan mingguan.
“Semoga bulan ini ramai” belum menjadi target yang bisa dievaluasi.
Omzet penting, tetapi aktivitas yang menghasilkan omzet juga perlu dipahami.
Target yang tidak mempertimbangkan kapasitas dapat membuat sistem kerja sulit dijalankan.
Target tanpa evaluasi tidak memberikan pembelajaran untuk periode berikutnya.
Buat target pertumbuhan untuk 30 hari ke depan.
Pastikan kamu memahami dasar menentukan target pertumbuhan.
Kamu sudah memahami cara menentukan arah dan target pertumbuhan.