-
L6.01 — Menentukan Target Pertumbuhan | AJWA Reseller Academy
L6.01 • Scale

Menentukan Target Pertumbuhan

Bertumbuh bukan berarti sekadar ingin mendapatkan lebih banyak order. Kamu perlu tahu ingin bertumbuh ke mana, seberapa besar, dan aktivitas apa yang harus dilakukan untuk mencapainya.

01
Tentukan arah
02
Buat target
03
Ukur progres

Jangan Bertumbuh Tanpa Arah

Banyak orang mengatakan ingin jualannya meningkat, tetapi tidak memiliki ukuran yang jelas. Akibatnya, sulit mengetahui apakah bisnis benar-benar berkembang atau hanya sedang mengalami hari yang bagus.

Target membantu mengubah keinginan menjadi sesuatu yang dapat diukur.

Target membuat pertumbuhan menjadi konkret.

Dari “ingin jualan lebih banyak” menjadi “ingin mendapatkan sekian customer baru, sekian order, atau omzet tertentu dalam periode tertentu.”

Apa yang Sebenarnya Ingin Kamu Tingkatkan?

Pertumbuhan tidak hanya berarti omzet. Tentukan bagian mana yang sedang ingin kamu tingkatkan.

1

Customer baru

Meningkatkan jumlah orang yang mulai mengenal dan berinteraksi dengan bisnis kamu.

2

Jumlah order

Meningkatkan jumlah transaksi yang berhasil diperoleh.

3

Nilai setiap order

Meningkatkan nilai penjualan dari customer yang sudah membeli.

4

Repeat order

Meningkatkan jumlah customer lama yang kembali membeli.

Target Harus Bisa Diukur

Target yang terlalu umum sulit digunakan sebagai panduan kerja.

TARGET SEDERHANA ANGKA + PERIODE + INDIKATOR
Contoh
“Mendapatkan 30 customer baru dalam 30 hari.”

Target tersebut memiliki angka dan periode sehingga lebih mudah dievaluasi.

Jangan langsung mengejar angka yang terlalu besar.

Gunakan kondisi saat ini sebagai titik awal. Target sebaiknya cukup menantang tetapi tetap masuk akal untuk dijalankan.

Target Besar Harus Diubah Menjadi Aktivitas

Target tidak akan menghasilkan perubahan jika tidak diterjemahkan menjadi aktivitas harian dan mingguan.

Target Mendapatkan customer baru.
Aktivitas Membuat konten, mencari calon customer, dan melakukan follow-up.
Pengukuran Catat customer baru dan order yang dihasilkan.

Bandingkan Target dengan Hasil

Apa target periode ini?
Berapa hasil yang benar-benar diperoleh?
Aktivitas apa yang sudah dilakukan?
Apa yang menjadi hambatan?
Apa yang perlu diperbaiki?

Jangan Terjebak Kesalahan Ini

1. Target hanya berupa keinginan

“Semoga bulan ini ramai” belum menjadi target yang bisa dievaluasi.

2. Hanya melihat omzet

Omzet penting, tetapi aktivitas yang menghasilkan omzet juga perlu dipahami.

3. Target terlalu tinggi tanpa dasar

Target yang tidak mempertimbangkan kapasitas dapat membuat sistem kerja sulit dijalankan.

4. Tidak melakukan evaluasi

Target tanpa evaluasi tidak memberikan pembelajaran untuk periode berikutnya.

“Pertumbuhan yang sehat dimulai dari tahu ke mana kamu ingin pergi.”
PRINCIPLE • AJWA RESELLER ACADEMY

Praktik Sekarang

Buat target pertumbuhan untuk 30 hari ke depan.

  1. Pilih satu indikator utama yang ingin ditingkatkan.
  2. Catat kondisi kamu saat ini.
  3. Tentukan target 30 hari.
  4. Tentukan aktivitas yang harus dilakukan.
  5. Tentukan kapan kamu akan mengevaluasinya.

Sudah Paham?

Pastikan kamu memahami dasar menentukan target pertumbuhan.

Bagus. Sekarang kamu memiliki dasar untuk membuat target pertumbuhan yang lebih jelas dan dapat dievaluasi.
✓ L6.01 Selesai

Kamu sudah memahami cara menentukan arah dan target pertumbuhan.

Materi Berikutnya
L6.02 — Mengoptimalkan Channel Penjualan →

Setelah mengetahui target pertumbuhan, sekarang pelajari bagaimana memilih dan mengoptimalkan channel yang digunakan untuk mencapai target.

Lanjut ke L6.02
AJWA Reseller Academy • Belajar. Praktik. Jualan.
-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.