-
L3.01 — Memahami Kebutuhan Customer | AJWA Reseller Academy
← Kembali ke Level 3
L3 • Convert Customer
L3.01 • Convert Customer

Memahami Kebutuhan Customer

Sebelum menawarkan produk, pahami dulu apa yang sebenarnya dicari oleh customer. Semakin tepat kamu memahami kebutuhan, semakin relevan produk yang kamu tawarkan.

01
Kenali Customer
02
Gali Kebutuhan
03
Baru Rekomendasikan

Customer Datang Membawa Kebutuhan

Ketika seseorang menghubungi kamu dan bertanya tentang produk, biasanya mereka sedang mencari sesuatu. Bisa karena membutuhkan pakaian untuk acara tertentu, mencari ukuran tertentu, mencari model yang sesuai, atau sedang membandingkan beberapa pilihan.

Tugas reseller bukan sekadar mengirim katalog sebanyak-banyaknya. Tugasmu adalah membantu customer menemukan pilihan yang sesuai.

Jangan langsung menjual. Pahami dulu.

Customer akan lebih mudah mengambil keputusan ketika mereka merasa dibantu menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhannya.

Apa yang Dimaksud Kebutuhan Customer?

Kebutuhan customer adalah alasan atau tujuan yang membuat mereka mencari suatu produk.

A

Produk yang Dibutuhkan

Customer mungkin sudah tahu jenis produk yang mereka cari, misalnya dress, gamis, atasan, bawahan, tas, atau produk lainnya.

B

Tujuan Penggunaan

Produk bisa dicari untuk kebutuhan sehari-hari, kerja, kuliah, acara keluarga, kondangan, hadiah, atau kebutuhan lainnya.

C

Preferensi Customer

Customer bisa memiliki preferensi tertentu seperti warna, ukuran, model, bahan, panjang pakaian, atau gaya yang disukai.

Ingat: kebutuhan customer tidak selalu disampaikan lengkap di awal percakapan. Karena itu, kamu perlu menggali informasinya dengan pertanyaan yang tepat.

Jangan Menebak. Bertanyalah.

Salah satu kesalahan reseller adalah langsung mengirim produk berdasarkan asumsi sendiri.

Padahal, satu pertanyaan sederhana bisa membantu kamu memahami customer dengan jauh lebih baik.

Contoh
Customer: “Kak, ada dress yang bagus?”

Jangan langsung mengirim 20 foto dress. Kamu bisa membalas dengan pertanyaan sederhana: “Ada kak 😊 Dress-nya untuk dipakai sehari-hari atau untuk acara tertentu?”

Contoh Lain
Customer: “Ada gamis yang adem?”

Kamu bisa menggali lebih jauh: “Ada kak. Kakak cari yang untuk sehari-hari atau untuk acara? Ada ukuran atau warna tertentu?”

Tujuan bertanya bukan menginterogasi customer. Bertanyalah secukupnya agar kamu mendapatkan informasi yang memang dibutuhkan untuk memberikan rekomendasi.

5 Hal yang Bisa Kamu Cari Tahu

1

Untuk Apa?

Cari tahu tujuan penggunaan produk.

2

Model Seperti Apa?

Cari tahu model atau gaya yang disukai customer.

3

Ukuran Berapa?

Pastikan ukuran menjadi pertimbangan sebelum memberikan rekomendasi produk.

4

Warna atau Detail Tertentu?

Tanyakan jika warna, motif, atau detail tertentu penting bagi customer.

5

Ada Pertimbangan Lain?

Misalnya bahan, kenyamanan, model yang tidak terlalu ketat, atau kebutuhan lain yang dianggap penting oleh customer.

Rumus Sederhana TANYA → PAHAMI → BARU REKOMENDASIKAN

Dengarkan Jawaban Customer

Bertanya saja belum cukup. Kamu juga harus membaca dan memahami jawaban customer.

Jangan hanya menunggu kesempatan untuk mengirim produk. Perhatikan kata-kata yang digunakan customer karena di sana sering terdapat petunjuk tentang kebutuhannya.

“Aku cari buat kondangan.” Artinya kebutuhan utamanya berkaitan dengan acara. Kamu bisa mempertimbangkan produk yang lebih sesuai untuk acara tersebut.
“Aku suka yang simpel.” Berarti preferensi model menjadi pertimbangan. Hindari langsung menawarkan model yang terlalu ramai.
“Aku bingung pilih yang mana.” Customer membutuhkan bantuan dalam mengambil keputusan, bukan sekadar tambahan katalog.

Semakin Paham, Semakin Tepat Rekomendasinya

Setelah mengetahui kebutuhan customer, barulah kamu memilih produk yang paling relevan untuk ditawarkan.

Kurang Tepat
“Ini kak semua katalog terbaru kami.”

Customer justru harus memilih sendiri dari banyak pilihan, padahal sebelumnya mereka sudah meminta bantuan.

Lebih Relevan
“Kalau untuk kondangan dan kakak sukanya model yang simpel, aku rekomendasikan dua model ini ya kak.”

Setelah itu jelaskan secara singkat alasan kenapa produk tersebut sesuai dengan kebutuhan customer.

Jangan Membuat Customer Semakin Bingung

01. Mengirim terlalu banyak produk

Banyak pilihan tidak selalu membuat customer lebih mudah memilih.

02. Langsung menawarkan produk tanpa bertanya

Kamu bisa saja menawarkan produk yang sebenarnya tidak sesuai.

03. Mengabaikan jawaban customer

Jangan bertanya hanya sebagai formalitas. Gunakan jawaban customer sebagai dasar rekomendasi.

04. Memaksa customer memilih

Tugasmu membantu customer mengambil keputusan, bukan membuat mereka merasa tertekan.

“Customer tidak selalu membutuhkan lebih banyak pilihan. Kadang mereka hanya membutuhkan pilihan yang lebih tepat.”
Prinsip Reseller AJWA

Sebelum Memberikan Rekomendasi

Saya tahu produk apa yang sedang dicari customer.
Saya tahu tujuan penggunaan produk.
Saya mengetahui ukuran atau kebutuhan ukuran customer.
Saya memahami preferensi model atau warna jika diperlukan.
Saya memilih produk berdasarkan kebutuhan customer.

Praktik Sekarang

Jangan hanya membaca. Coba gunakan pola ini ketika ada customer yang masuk chat.

  1. Baca baik-baik pesan customer.
  2. Jangan langsung mengirim katalog.
  3. Ajukan 1–2 pertanyaan yang relevan.
  4. Catat kebutuhan utama customer.
  5. Pilih produk yang paling sesuai.
  6. Jelaskan kenapa kamu merekomendasikan produk tersebut.

Sudah Paham?

Jawab pertanyaan berikut untuk mengecek pemahamanmu.

✓ Bagus. Kamu sudah menyelesaikan checkpoint L3.01. Sekarang lanjutkan ke materi berikutnya.
L3.01 Selesai

Kamu sudah mempelajari dasar memahami kebutuhan customer. Sekarang waktunya belajar bagaimana menjelaskan produk dan memberikan rekomendasi yang lebih tepat.

AJWA Reseller Academy • Belajar. Praktik. Jualan.
-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.