L3.04 • Convert Customer
Closing & Mengarahkan Customer untuk Order
Customer sudah memahami produk dan pertanyaannya sudah terjawab.
Sekarang pelajari cara membaca kesiapan customer dan mengarahkan
percakapan menuju order dengan cara yang jelas, natural, dan tidak memaksa.
Mulai dari Dasar
Closing Bukan Memaksa Customer Membeli
Banyak reseller menganggap closing berarti harus terus membujuk
customer sampai mereka membeli.
Padahal, closing lebih tepat dipahami sebagai proses membantu
customer yang sudah cukup informasi dan siap mengambil keputusan
untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Jika customer belum siap, tugasmu bukan memaksanya.
Kamu bisa membantu menjawab pertanyaan yang masih ada atau
melakukan follow up di waktu yang tepat.
Kalau customer sudah siap, jangan biarkan percakapan menggantung.
Arahkan customer dengan pertanyaan atau langkah sederhana
yang membuat mereka tahu apa yang harus dilakukan berikutnya.
01 • Kenali Kesiapan
Kapan Customer Mulai Siap Order?
Tidak ada satu kalimat yang selalu berarti customer pasti membeli.
Namun, ada beberapa tanda bahwa customer mulai bergerak
menuju keputusan.
Menanyakan cara order
Misalnya: “Ordernya gimana kak?”
Menanyakan ketersediaan
Misalnya: “Yang warna hitam masih ada?”
Menanyakan total pembayaran
Misalnya: “Total sama ongkirnya berapa?”
Sudah menentukan pilihan
Customer sudah memilih model, warna, ukuran,
atau detail produk tertentu.
Perhatikan konteks percakapan.
Jangan menganggap semua pertanyaan sebagai tanda pasti customer
akan membeli. Gunakan informasi yang ada untuk menentukan
langkah berikutnya.
02 • Arahkan
Jangan Hanya Menunggu Customer Bertanya
Jika customer sudah menunjukkan ketertarikan dan informasi
yang dibutuhkan sudah diberikan, kamu bisa mengarahkan
percakapan ke langkah berikutnya.
Contoh
“Kalau yang ini cocok kak, mau aku bantu proses ordernya?”
Kalimat sederhana seperti ini memberikan customer kesempatan
untuk mengambil keputusan tanpa membuat mereka merasa dipaksa.
Contoh Lain
“Kalau pilih yang warna ini, ukurannya masih tersedia kak.
Mau lanjut yang ini?”
Kamu mengarahkan customer berdasarkan pilihan yang sudah
mereka pertimbangkan.
Pola Closing
PAHAM → YAKIN → PILIH → ORDER
03 • Gunakan Pertanyaan Closing
Pertanyaan yang Membantu Customer Melangkah
Closing tidak harus selalu menggunakan kalimat yang terasa seperti
“Ayo beli sekarang”.
Kamu bisa menggunakan pertanyaan yang membantu customer
memperjelas keputusan mereka.
A
Pilihan
“Kakak lebih cocok yang warna cream atau olive?”
B
Konfirmasi
“Berarti yang ukuran M dan warna cream ya kak?”
C
Langkah Berikutnya
“Kalau sudah sesuai, mau aku bantu proses ordernya kak?”
Pilih kalimat yang sesuai dengan situasi.
Jangan menggunakan satu template secara kaku untuk semua customer.
04 • Konfirmasi Order
Pastikan Detailnya Jelas
Ketika customer sudah memutuskan membeli,
jangan langsung terburu-buru menutup percakapan.
Pastikan detail order sudah jelas.
✓
Produk atau model yang dipilih sudah jelas.
✓
Warna sudah dikonfirmasi jika produk memiliki pilihan warna.
✓
Ukuran sudah dikonfirmasi jika produk memiliki pilihan ukuran.
✓
Jumlah produk sudah jelas.
✓
Metode pembayaran dan proses order sudah diarahkan.
Semakin jelas detail order, semakin kecil kemungkinan
terjadi kesalahan komunikasi.
05 • Jika Customer Belum Siap
Tidak Semua Percakapan Harus Berakhir dengan Order Hari Ini
Ada customer yang sudah tertarik tetapi masih ingin berpikir,
menunggu waktu gajian, berdiskusi dengan pasangan,
atau masih membandingkan beberapa pilihan.
Jangan langsung menganggap percakapan tersebut gagal.
Kamu bisa menjaga hubungan dan melakukan follow up dengan tepat.
Contoh
“Siap kak, silakan dipertimbangkan dulu ya 😊
Kalau nanti ada yang mau ditanyakan lagi, boleh chat aku.”
Respons seperti ini tetap membuka pintu untuk percakapan berikutnya
tanpa memberikan tekanan berlebihan.
06 • Setelah Customer Setuju
Buat Langkah Order Semudah Mungkin
Setelah customer menyatakan ingin membeli,
jangan membuat mereka menebak apa yang harus dilakukan.
Jelaskan langkah berikutnya
Beri tahu customer apa yang perlu dilakukan untuk melanjutkan order.
Konfirmasi detail
Pastikan produk, ukuran, warna, jumlah, dan informasi
yang diperlukan sudah sesuai.
Arahkan pembayaran
Gunakan metode pembayaran yang tersedia di sistem AJWA.
Jangan membuat customer mencari-cari informasi
Sampaikan instruksi dengan singkat dan jelas.
Hindari Kesalahan Ini
Closing Bukan Berarti Menekan Customer
01. Terlalu agresif
Jangan terus mendesak customer ketika mereka sudah mengatakan
belum siap.
02. Menggunakan tekanan palsu
Jangan membuat klaim stok terbatas, promo berakhir,
atau kondisi lainnya jika informasi tersebut tidak benar.
03. Tidak memberikan langkah yang jelas
Customer sudah mau order tetapi masih bingung harus melakukan apa.
04. Tidak mengonfirmasi detail
Kesalahan warna, ukuran, jumlah, atau detail lainnya
bisa terjadi jika order tidak dikonfirmasi dengan baik.
05. Menganggap semua customer harus langsung membeli
Sebagian customer membutuhkan waktu sebelum mengambil keputusan.
“Closing yang baik bukan tentang membuat customer terpaksa membeli,
tetapi membantu customer yang siap mengambil keputusan.”
Prinsip Reseller AJWA
Checklist
Sebelum Mengarahkan Customer untuk Order
✓
Customer sudah mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
✓
Pertanyaan atau keberatan utama customer sudah ditangani.
✓
Customer sudah menunjukkan ketertarikan atau kesiapan
untuk melanjutkan.
✓
Saya memberikan langkah order yang jelas.
✓
Detail order sudah saya konfirmasi.
✓
Saya tidak menggunakan tekanan atau klaim yang tidak benar.
Praktik Sekarang
Latih cara mengarahkan customer menuju order
dengan beberapa situasi berikut.
-
Customer sudah memilih model dan warna.
-
Customer bertanya, “Kalau mau order gimana kak?”
-
Customer sudah yakin tetapi belum tahu langkah berikutnya.
-
Customer mengatakan masih ingin berpikir.
-
Buat masing-masing respons yang natural dan tidak memaksa.
L3.04 Selesai
Kamu sudah mempelajari cara mengenali kesiapan customer,
mengarahkan percakapan, melakukan closing,
dan memastikan detail order dengan jelas.
Selanjutnya kita masuk ke follow up dan membangun kepercayaan.