-
L3.03 — Menangani Pertanyaan & Keberatan Customer | AJWA Reseller Academy
← Kembali ke Level 3
L3 • Convert Customer
L3.03 • Convert Customer

Menangani Pertanyaan & Keberatan Customer

Customer bertanya bukan berarti mereka menolak produk. Pelajari cara memahami pertanyaan, menggali alasan keberatan, dan memberikan jawaban yang membantu customer mengambil keputusan.

01
Dengarkan Dulu
02
Pahami Keberatan
03
Jawab dengan Tepat

Pertanyaan dan Keberatan Adalah Bagian dari Proses

Dalam proses jualan, customer bisa bertanya banyak hal sebelum memutuskan membeli. Mereka mungkin ingin mengetahui ukuran, bahan, warna, harga, ongkir, kualitas, cara order, atau hal lainnya.

Customer juga bisa menyampaikan keberatan seperti merasa harga terlalu tinggi, masih ragu, ingin berpikir dulu, atau belum yakin dengan produknya.

Hal tersebut tidak selalu berarti customer tidak tertarik. Bisa jadi mereka hanya membutuhkan informasi tambahan sebelum mengambil keputusan.

Jangan takut ketika customer bertanya atau keberatan.

Anggap pertanyaan sebagai kesempatan untuk memahami apa yang masih membuat customer ragu.

Jangan Langsung Membantah

Ketika customer menyampaikan keberatan, reaksi pertama yang perlu dilakukan adalah memahami maksudnya.

Hindari langsung membela produk atau mengatakan bahwa customer salah.

Contoh
Customer: “Kok harganya lumayan mahal ya kak?”

Jangan langsung menjawab: “Enggak kok kak, ini murah.” Lebih baik pahami dulu apa yang membuat customer merasa demikian.

Tujuan pertama bukan memenangkan perdebatan. Tujuannya adalah mengetahui apa yang sebenarnya membuat customer belum yakin.

Tidak Semua Pertanyaan Membutuhkan Jawaban yang Sama

A

Pertanyaan Informasi

Customer hanya membutuhkan informasi tertentu, misalnya ukuran, warna, bahan, harga, atau ketersediaan.

B

Pertanyaan Perbandingan

Customer sedang membandingkan dua atau beberapa pilihan dan membutuhkan bantuan menentukan perbedaannya.

C

Pertanyaan karena Ragu

Customer membutuhkan alasan tambahan untuk merasa lebih yakin sebelum melakukan pembelian.

D

Keberatan

Customer menyampaikan alasan yang membuat mereka belum siap melakukan pembelian.

Cari Tahu Apa yang Sebenarnya Menghambat

Satu kalimat customer bisa memiliki beberapa kemungkinan alasan. Karena itu, jangan terlalu cepat menyimpulkan.

“Mahal ya kak.” Bisa berarti harga di luar budget, belum melihat manfaatnya, atau sedang membandingkan dengan produk lain.
“Aku pikir-pikir dulu.” Bisa berarti masih ragu terhadap produk, belum yakin dengan kebutuhan, atau belum siap membeli.
“Takut ukurannya nggak pas.” Hambatan utamanya mungkin bukan harga, tetapi kekhawatiran mengenai ukuran.
Jadi, jangan langsung memberikan jawaban sebelum memahami masalahnya. Satu pertanyaan tambahan bisa membantu menemukan alasan yang sebenarnya.
Pola Menangani Keberatan DENGARKAN → PAHAMI → JAWAB → ARAHKAN

Jawab dengan Informasi yang Relevan

Setelah mengetahui masalahnya, berikan jawaban yang langsung berkaitan dengan keberatan customer.

Customer Khawatir Ukuran
“Takut nggak muat kak.”

Kamu bisa membantu dengan memberikan informasi ukuran yang tersedia dan mengarahkan customer untuk mengecek ukuran yang sesuai berdasarkan data produk.

Customer Bertanya Bahan
“Bahannya apa kak?”

Jawab berdasarkan informasi produk yang tersedia. Hindari menambahkan klaim yang tidak diketahui atau tidak tercantum.

Customer Membandingkan Produk
“Bagusan yang A atau B?”

Kembali ke kebutuhan customer. Jelaskan perbedaan kedua produk dan bantu mereka melihat mana yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.

Ketika Customer Mengatakan “Mahal”

Keberatan harga merupakan salah satu situasi yang sering muncul dalam percakapan jualan.

Jangan otomatis memberikan diskon atau langsung mengatakan bahwa produk tersebut murah.

Tanyakan konteksnya Pahami apakah masalahnya memang budget atau customer belum melihat alasan harga tersebut sesuai dengan kebutuhannya.
Jelaskan nilai yang relevan Jika memang sesuai, jelaskan karakter produk yang berkaitan dengan kebutuhan customer.
Berikan alternatif bila tersedia Jika ada produk lain yang lebih sesuai dengan budget dan tetap memenuhi kebutuhan customer, kamu bisa menawarkannya.

Hindari Respons yang Membuat Customer Tertekan

Hindari
“Kalau mau murah cari yang lain aja kak.”

Respons seperti ini bisa membuat percakapan berhenti dan customer merasa tidak dibantu.

Lebih Baik
“Kalau dari budget kakak ingin di kisaran tertentu, boleh aku bantu carikan pilihan lain yang lebih sesuai ya.”

Kamu tetap menjaga percakapan dan berusaha mencari pilihan yang sesuai kebutuhan customer.

Jangan Sampai Customer Merasa Ditekan

01. Membantah customer

Jangan menjadikan percakapan sebagai perdebatan.

02. Memberikan klaim yang tidak pasti

Gunakan informasi produk yang memang tersedia.

03. Langsung memberikan diskon

Pahami dulu alasan customer keberatan sebelum mengambil tindakan.

04. Mengirim terlalu banyak informasi

Jawab pertanyaan yang sedang dibutuhkan customer.

05. Memaksa customer segera membeli

Berikan ruang bagi customer untuk mempertimbangkan pilihannya.

“Keberatan bukan selalu penolakan. Bisa jadi customer hanya membutuhkan alasan untuk merasa lebih yakin.”
Prinsip Reseller AJWA

Sebelum Menjawab Keberatan

Saya sudah membaca dan memahami pertanyaan customer.
Saya tidak langsung membantah keberatan customer.
Saya memahami alasan yang membuat customer masih ragu.
Jawaban saya berdasarkan informasi produk yang tersedia.
Saya memberikan solusi atau alternatif jika memang tersedia.
Saya tidak memaksa customer untuk membeli.

Praktik Sekarang

Latih kemampuanmu menghadapi keberatan dengan mengambil beberapa situasi berikut.

  1. Customer mengatakan harga produk terlalu mahal.
  2. Customer takut salah memilih ukuran.
  3. Customer bertanya tentang bahan produk.
  4. Customer membandingkan dua produk.
  5. Customer mengatakan ingin berpikir dulu.
  6. Buat respons yang tenang, informatif, dan tidak memaksa.

Sudah Paham?

Pastikan kamu sudah memahami cara menghadapi pertanyaan dan keberatan customer.

✓ Bagus. Kamu sudah menyelesaikan checkpoint L3.03. Sekarang lanjutkan ke materi berikutnya.
L3.03 Selesai

Kamu sudah mempelajari cara menghadapi pertanyaan, menggali keberatan, dan memberikan respons yang relevan. Selanjutnya kita masuk ke tahap closing.

AJWA Reseller Academy • Belajar. Praktik. Jualan.
-
@2026 Ajwa Moslem Outfit Inc.