Pertanyaan Informasi
Customer hanya membutuhkan informasi tertentu, misalnya ukuran, warna, bahan, harga, atau ketersediaan.
Customer bertanya bukan berarti mereka menolak produk. Pelajari cara memahami pertanyaan, menggali alasan keberatan, dan memberikan jawaban yang membantu customer mengambil keputusan.
Dalam proses jualan, customer bisa bertanya banyak hal sebelum memutuskan membeli. Mereka mungkin ingin mengetahui ukuran, bahan, warna, harga, ongkir, kualitas, cara order, atau hal lainnya.
Customer juga bisa menyampaikan keberatan seperti merasa harga terlalu tinggi, masih ragu, ingin berpikir dulu, atau belum yakin dengan produknya.
Hal tersebut tidak selalu berarti customer tidak tertarik. Bisa jadi mereka hanya membutuhkan informasi tambahan sebelum mengambil keputusan.
Ketika customer menyampaikan keberatan, reaksi pertama yang perlu dilakukan adalah memahami maksudnya.
Hindari langsung membela produk atau mengatakan bahwa customer salah.
Jangan langsung menjawab: “Enggak kok kak, ini murah.” Lebih baik pahami dulu apa yang membuat customer merasa demikian.
Customer hanya membutuhkan informasi tertentu, misalnya ukuran, warna, bahan, harga, atau ketersediaan.
Customer sedang membandingkan dua atau beberapa pilihan dan membutuhkan bantuan menentukan perbedaannya.
Customer membutuhkan alasan tambahan untuk merasa lebih yakin sebelum melakukan pembelian.
Customer menyampaikan alasan yang membuat mereka belum siap melakukan pembelian.
Satu kalimat customer bisa memiliki beberapa kemungkinan alasan. Karena itu, jangan terlalu cepat menyimpulkan.
Setelah mengetahui masalahnya, berikan jawaban yang langsung berkaitan dengan keberatan customer.
Kamu bisa membantu dengan memberikan informasi ukuran yang tersedia dan mengarahkan customer untuk mengecek ukuran yang sesuai berdasarkan data produk.
Jawab berdasarkan informasi produk yang tersedia. Hindari menambahkan klaim yang tidak diketahui atau tidak tercantum.
Kembali ke kebutuhan customer. Jelaskan perbedaan kedua produk dan bantu mereka melihat mana yang lebih sesuai dengan kebutuhannya.
Keberatan harga merupakan salah satu situasi yang sering muncul dalam percakapan jualan.
Jangan otomatis memberikan diskon atau langsung mengatakan bahwa produk tersebut murah.
Respons seperti ini bisa membuat percakapan berhenti dan customer merasa tidak dibantu.
Kamu tetap menjaga percakapan dan berusaha mencari pilihan yang sesuai kebutuhan customer.
Jangan menjadikan percakapan sebagai perdebatan.
Gunakan informasi produk yang memang tersedia.
Pahami dulu alasan customer keberatan sebelum mengambil tindakan.
Jawab pertanyaan yang sedang dibutuhkan customer.
Berikan ruang bagi customer untuk mempertimbangkan pilihannya.
Latih kemampuanmu menghadapi keberatan dengan mengambil beberapa situasi berikut.
Pastikan kamu sudah memahami cara menghadapi pertanyaan dan keberatan customer.
Kamu sudah mempelajari cara menghadapi pertanyaan, menggali keberatan, dan memberikan respons yang relevan. Selanjutnya kita masuk ke tahap closing.